Bank Informasi

Twitter dan facebook

Buku tamu

Recently Commented

Recently Added

share samping

Video

MOST RECENT

Yahoo chat

Album

Blog Archive

    • Latest Stories

      What is new?

    • Comments

      What They says?

Instructional Design Models

Instructional Design Models
Perhaps the most common model used for creating instructional materials is the ADDIE Model. This acronym stands for the 5 phases contained in the model:

* Analyze – analyze learner characteristics, task to be learned, etc.
* Design – develop learning objectives, choose an instructional approach
* Develop – create instructional or training materials
* Implement – deliver or distribute the instructional materials
* Evaluate – make sure the materials achieved the desired goals

Most of the current instructional design models are variations of the ADDIE model. A sometimes utilized adaptation to this model is in a practice known as rapid prototyping.But even Rapid Prototyping is considered a somewhat simplistic type of model. At the heart of Instructional Design is the analysis phase. After you thoroughly conduct the analysis–you can then choose a model based on your findings. That is the area where most people get snagged–they simply do not do a thorough enough analysis. (Part of Article By Chris Bressi on LinkedIn)Proponents suggest that through an iterative process the verification of the design documents saves time and money by catching problems while they are still easy to fix. This approach is not novel to the design of instruction, but appears in many design-related domains including software design, architecture, transportation planning, product development, message design, user experience design, etc.Some other useful models of instructional design include: the Dick/Carey Model, the Smith/Ragan Model, the Morrison/Ross/Kemp Model.Instructional theories also play an important role in the design of instructional materials. Theories such as behaviorism, constructivism, social learning and cognitivism help shape and define the outcome of instructional materials.

Tentang Drs. Zamris Habib, M.Si

Drs. Zamris Habib, M.Si, saat ini mengajar Ilmu Komunikasi, Media dan Teknologi Pendidikan pada UIN (Universitas Islam Negeri) Syarif Hidayatullah Jakarta dan UMJ (Universitas Muhammadiyah Jakarta) sejak tahun 1995. Dari tahun 1977 bekerja di Pustekkom (Pusat Teknologi Komunikasi dan Informasi) Departemen Pendidkan Nasional sampai pensiun pada awal tahun 2006. Selama di Pustekkom pernah menjabat Kabid Analisa dan Evaluasi (1998), dan Kabid Pengembangan Model Pembelajaran (2001) Sebelumnya pada tahun 1992 pernah menjabat koordinator Program Siaran Radio Pendidikan (SRP) untuk penataran guru SD dan program SRP untuk penyetaraan D2 guru SD. Pria yang lahir 8 Januari 1950 di Situjuh Payakumbuh adalah lulusan program Magister Manajemen Komunikasi Universitas Indonesia ini beberapa kali mengikuti training di bidang pendidikan jarak jauh/terbuka dan komunikasi di University Western of Australia Perth, University of Technology Sidney, Warner Bros (WB) Film Production di Gold Coast Australia; training tetang technology applications for education di Innotec Center, Manila Philipina, dan NHK Studio, Ashahi Shimbun, University of Tokyo, Jepang. Aktif mengikuti seminar nasional/internasional teknologi pendidikan, distance/open education, e-learning, dll. Sewaktu mahasiswa menulis di berbagai media, terakhir redaksi Jurnal TEKNODIK dan Buletin FORUM KOMUNIKASI Pustekkom sd. 2005. Anak Minang yang bergelar Datuk Paduko Rajo ini mempunyai motto hidupnya “Bahwa dibalik kesulitan itu terdapat kemudahan, dan dibalik kesulitan yang sama terdapat kemudahan2 yang lain, dan setelah selesai mengerjakan sesuatu maka mulai mengerjakan yang lain serta Kepada Allah selalu berharap”. Motto ini terinspirasi dari Al Qur’an surat Al Insyirah. Pria yang hoby membaca buku-buku filsafat, politik, pendidikan, komunikasi dan agama ini beristerikan Lely dan telah mempunyai 4 orang anak (Liza, Alfi, Putri dan Ganto), sekarang kakek yang sudah mempunyai tiga orang cucu (Zidan,Virza dan Najwa) ini tinggal di Perumahan Depdiknas Blok A No 5, Cipayung Ciputat Tangerang, selain mengisi waktu dengan mengajar dan membaca juga disibukan dengan momong tiga orang cucu yang sedang lucu2nya


Top